Semua artikel
3 menit baca

Berapa adset dalam satu campaign: kenapa banyak adset justru memperlambat hasilmu

Menambah adset terasa seperti menambah peluang. Yang sebenarnya terjadi: anggaran terbagi, tiap bagian mengumpulkan data lebih lambat, dan sebagian adsetmu saling berebut orang yang sama di lelang. Ini cara menghitung jumlah yang masuk akal.

Deretan kotak penyimpanan kecil berlabel yang tersusun rapat

Jawaban singkat

Jumlah adset yang masuk akal ditentukan anggaran, bukan selera. Tiap adset butuh cukup hasil untuk keluar dari fase belajar, jadi bagi anggaran mingguanmu dengan perkiraan biaya per hasil, lalu pastikan tiap adset masih mendapat sekitar sepuluh hasil seminggu. Kalau tidak cukup, kurangi jumlah adsetnya.

Menambah adset terasa seperti menambah peluang menang. Lima audiens berbeda berarti lima kemungkinan menemukan pembeli, begitu logikanya.

Yang terjadi di anggaran kecil justru kebalikannya. Lima adset dengan anggaran yang sama berarti tiap adset mendapat seperlima uang, mengumpulkan hasil lima kali lebih lambat, dan menghabiskan waktu jauh lebih lama di fase paling mahal.

Bagaimana menghitung jumlah adset yang masuk akal?

Tiga langkah, pakai angka akunmu sendiri.

  1. Ambil anggaran mingguanmu. Misalnya Rp700 ribu.
  2. Bagi dengan perkiraan biaya per hasil. Kalau biaya per order sekitar Rp50 ribu, berarti sekitar 14 hasil per minggu.
  3. Bagi dengan 10, jumlah hasil minimal supaya sebuah adset bisa dinilai. Hasilnya 1,4.

Artinya: anggaran itu sanggup memberi makan satu adset dengan layak, bukan lima.

Anggaran mingguanPerkiraan biaya per hasilHasil per mingguAdset yang layak diberi makan
Rp700.000Rp50.000141
Rp2.100.000Rp50.000424
Rp700.000Rp15.000464
Rp350.000Rp70.0005Kurang dari 1

Baris terakhir memberi tahu sesuatu yang penting: di anggaran itu, kamu belum berada di tahap membandingkan audiens. Yang lebih berguna adalah menjalankan satu adset dengan beberapa materi, lalu memperbaiki materi dan penawaran.

Kenapa adset yang banyak membuat biayanya naik?

Tiga penyebab yang bekerja bersamaan.

  • Fase belajar diulang di tiap adset. Tiap adset membayar ongkos pencariannya sendiri. Lima adset berarti lima kali ongkos itu, dan hasil terkumpul lima kali lebih lambat.
  • Adset yang beririsan saling berebut. Kalau dua adset menyasar orang yang sangat mirip, keduanya ikut lelang untuk orang yang sama. Yang kalah tetap membayar dalam bentuk penayangan yang lebih mahal atau lebih sedikit.
  • Sinyal jadi tipis. Sistem belajar dari hasil. Hasil yang tersebar ke banyak tempat berarti tidak ada satu pun tempat yang punya sinyal cukup kuat.

Kalau kamu memakai anggaran di tingkat campaign, sebagian masalah ini diredam karena sistem akan memindahkan uang ke adset yang paling menghasilkan. Tapi itu memunculkan masalah lain, yang kami bahas di CBO atau ABO.

Apa tanda akunmu punya terlalu banyak adset?

  • Beberapa adset menghabiskan uang tapi hasilnya nol selama seminggu penuh.
  • Kamu tidak bisa menjelaskan beda audiens antara dua adset tanpa membuka setelannya.
  • Ada adset yang belanjanya di bawah sepersepuluh total, dan kamu tidak ingat kenapa membuatnya.
  • Jumlah hasil per adset per minggu bisa dihitung dengan jari sebelah tangan.
  • Frekuensi tinggi di beberapa adset sekaligus, tanda kamu mengejar orang yang sama dari beberapa pintu.

Bagaimana cara merapikannya tanpa kehilangan yang sudah bekerja?

Urutan yang aman:

  1. Jangan menghapus, cukup jeda. Adset dengan riwayat panjang punya nilai bagi sistem, dan menghapusnya membuang itu.
  2. Gabungkan yang mirip. Dua audiens yang beririsan besar lebih baik jadi satu supaya hasilnya menumpuk.
  3. Sisakan pembagian yang punya alasan bisnis, misalnya wilayah pengiriman atau pemisahan antara orang baru dan pembeli lama.
  4. Beri waktu. Setelah dirapikan, adset yang tersisa akan melewati beberapa hari penyesuaian karena porsi anggarannya berubah.

Susunan yang sudah rapi jauh lebih gampang dinilai, dan itu bukan urusan estetika. Struktur yang bisa dibaca adalah syarat supaya kamu bisa menemukan kebocoran sebelum uangnya habis. Susunan yang kami sarankan untuk toko kecil ada di struktur campaign Meta Ads.

Kalau ingin menguji banyak audiens tapi anggaran kecil?

Uji berurutan, bukan bersamaan.

Jalankan satu audiens selama satu sampai dua minggu sampai angkanya jelas, catat hasilnya, lalu ganti. Cara ini lebih lambat, tapi tiap jawabannya bisa dipercaya. Menguji lima audiens sekaligus dengan anggaran kecil menghasilkan lima jawaban yang semuanya lemah, dan biasanya berujung pada keputusan yang diambil dari kebetulan.

Kalau kamu tetap ingin membandingkan bersamaan, pakai fitur pengujian A/B supaya audiensnya dibagi acak dan tidak saling berebut. Caranya di A/B testing iklan Facebook, dan penjelasan resminya di Business Help Center.

Menghitung apakah tiap adset masih mendapat cukup data adalah pekerjaan mingguan yang gampang dilupakan. Di PahamAds, adset yang belanjanya jalan tapi hasilnya terlalu tipis untuk dinilai akan disebut apa adanya, bukan dipaksa diberi vonis untung atau rugi.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa jumlah adset yang ideal dalam satu campaign?

Sebanyak yang anggaranmu sanggup beri makan. Hitung dengan membagi anggaran mingguan dengan perkiraan biaya per hasil, lalu pastikan tiap adset masih mendapat sekitar sepuluh hasil seminggu. Untuk anggaran kecil, itu biasanya berarti satu atau dua adset saja.

Apa akibatnya kalau adset terlalu banyak?

Tiga akibat. Anggaran terbagi sehingga tiap adset lebih lama keluar dari fase belajar dan biayanya lebih mahal. Adset yang audiensnya bertumpang tindih saling berebut orang yang sama di lelang sehingga menaikkan harga sendiri. Dan datamu tersebar, sehingga tidak satu pun adset mengumpulkan cukup hasil untuk dinilai.

Apakah adset yang tumpang tindih benar-benar bersaing?

Ya, kalau audiensnya beririsan besar dan keduanya aktif mengejar orang yang sama. Sistem tidak menayangkan dua iklan dari pengiklan yang sama ke orang yang sama secara bersamaan, jadi salah satunya kalah, dan proses memilih itu bisa menaikkan biaya yang kamu bayar.

Bagaimana cara mengurangi adset tanpa kehilangan pembelajaran?

Jangan hapus, cukup jeda yang paling kecil sumbangannya, lalu biarkan anggaran mengalir ke yang tersisa. Kalau dua adset audiensnya mirip, gabungkan jadi satu supaya hasilnya menumpuk di satu tempat. Hindari menghapus adset yang punya riwayat panjang, karena riwayat itu ikut membantu sistem menemukan pembeli.

Baca juga

Mau tahu iklanmu sehat atau boncos, tanpa hitung manual?

PahamAds membaca akun iklanmu dan bilang, dalam bahasa manusia, mana yang balik modal, mana yang bakar uang, dan apa langkahmu hari ini. Read-only, tidak pernah mengubah iklanmu. Pendaftaran baru lagi ditutup sementara.

Masuk