Kebanyakan orang mengira analisa iklan berarti membaca banyak angka sekaligus. Justru di situ pusingnya dimulai. Ads Manager menyodorkan ratusan kolom, lalu kamu diminta mengambil keputusan dari semuanya dalam sekali duduk.
Padahal yang membuat analisa terasa berat bukan jumlah angkanya. Yang berat adalah tidak adanya pembanding. Kolom biaya per hasil menunjukkan CPA Rp45.000. Murah atau mahal? Tidak ada satu pun kolom di Ads Manager yang bisa menjawabnya, karena Meta tidak tahu modal produkmu.
Jadi cara mudahnya dimulai di luar Ads Manager. Kamu siapkan satu angka dulu. Begitu angka itu ada, sisa pekerjaannya tinggal membandingkan, dan membandingkan jauh lebih ringan daripada menafsirkan.
Kenapa analisa Meta Ads terasa susah padahal kolomnya itu-itu saja?
Karena kolom di Ads Manager menjawab pertanyaan Meta, bukan pertanyaanmu.
Meta melaporkan apa yang terjadi di dalam platformnya sendiri. Berapa kali iklanmu tayang, berapa orang mengeklik, berapa rata-rata biayanya. Semuanya benar, dan semuanya tidak menjawab pertanyaan pemilik usaha: uang ini kembali atau tidak.
Pertanyaan itu baru terjawab kalau dua angka dipertemukan. Angka pertama datang dari Meta, yaitu CPA alias biaya per hasil. Angka kedua datang dari pembukuanmu sendiri, yaitu untung bersih per satu penjualan. Selama angka kedua belum ada, kamu bisa menatap layar sejam dan tetap pulang tanpa keputusan.
Itu juga alasan kenapa banyak orang merasa sudah menganalisa, padahal yang dilakukan cuma menonton angka bergerak.
Angka apa yang harus disiapkan sebelum membuka Ads Manager?
Satu saja: batas CPA, yang di Ads Manager tertulis sebagai biaya per hasil. Itu harga tertinggi yang masih boleh kamu bayar untuk satu order, dan angkanya lahir dari untung bersihmu sendiri.
Hitungannya pendek:
- Ambil harga jual satu produk. Misalnya Rp150.000.
- Potong semua biaya yang menempel padanya. Modal, kemasan, biaya transfer, dan ongkir yang kamu tanggung. Misalnya tersisa Rp60.000.
- Sisa itu batas atasmu. Membayar iklan Rp60.000 untuk satu order berarti kamu cuma balik modal.
- Turunkan sesuai untung yang mau kamu bawa pulang. Kalau kamu mau menyimpan setengahnya, batasmu Rp30.000 per order.
Angka Rp30.000 itulah yang mengubah analisa jadi pekerjaan sepuluh menit. Di bawahnya berarti aman. Sedikit di atasnya berarti perlu dilihat. Jauh di atasnya berarti uangmu sedang terbakar.
Untuk iklan yang mengarah ke WhatsApp, hitungannya sama. Satuannya saja yang berganti. Pakai biaya per chat masuk, lalu kalikan dengan berapa chat yang biasanya jadi order. Kalau sepuluh chat menghasilkan dua order, satu order setara lima chat.
Istilahnya ada di CPA dan break-even ROAS. Cara mengisi angka ini di produk kami ada di panduan mengisi patokan untung rugi.
Apa cara mudah analisa Meta Ads yang dipakai orang yang uangnya sendiri keluar?
Tiga baris, urutannya tetap, lalu berhenti.
| Urutan | Baris yang dibaca | Pertanyaan yang dijawab | Artinya kalau meleset |
|---|---|---|---|
| 1 | Belanja | Berapa uang yang sudah keluar? | Bukan bagus atau jelek, angka ini pembaginya |
| 2 | Hasil | Berapa order atau chat yang masuk? | Nol hasil sementara belanja jalan, hentikan |
| 3 | CPA (biaya per hasil) | Satu order harganya berapa? | Di atas batasmu, kamu membayar orang membeli |
Baris ketiga yang memberi vonis. Dua baris di atasnya cuma bahan untuk menghitungnya.
Kolom lain seperti klik, jangkauan, CTR, dan frekuensi tidak dibuang. Kolom itu naik ke meja belakangan, waktu baris ketiga sudah ketahuan jelek dan kamu perlu mencari letak bocornya. Urutan lengkapnya kami tulis di analisis Meta Ads untuk pemilik bisnis.
Membalik urutan ini adalah sumber kelelahan yang paling sering kami temui. Orang mulai dari CTR, lalu menghabiskan seharian mengganti gambar iklan, padahal kebocorannya ada di halaman tujuan.
Data berapa hari yang dibaca supaya kesimpulannya tidak meleset?
Tujuh hari untuk mengambil keputusan. Tiga hari cuma untuk melihat ada perubahan mendadak atau tidak.
Data satu hari terlalu berisik. Satu order yang masuk sore hari bisa membalik kesimpulan yang kamu ambil pagi tadi. Kalau belanja harianmu kecil, misalnya di bawah Rp100.000, pakai empat belas hari supaya jumlah hasilnya cukup dibaca.
Ada satu aturan yang menyelamatkan cukup banyak uang di sini. Jangan memvonis iklan yang hasilnya masih di bawah sepuluh. Selisih antara dua adset yang sama-sama tipis datanya kemungkinan besar cuma kebetulan. Mematikan iklan yang sebenarnya sehat adalah kerugian yang tidak pernah muncul di laporan mana pun.
Apa yang dilakukan kalau CPA-nya lewat batas?
Jangan langsung mematikan iklannya. Turun satu tingkat dulu, karena angka rata-rata sering menyembunyikan pelakunya.
- Buka tingkat campaign. Cari yang belanjanya besar sementara hasilnya kecil. Di situ uang biasanya bocor diam-diam.
- Turun ke adset. Bandingkan CPA antar adset di dalam campaign yang sama. Membandingkan lintas campaign yang tujuannya berbeda tidak ada gunanya.
- Baru lihat iklannya. Kalau semua adset sama jeleknya, masalahnya ada di kreatif, yaitu materi iklannya, atau di CPM, yaitu harga tayang di lelang.
- Terakhir, keluar dari Meta. Klik ramai sementara hasil nol biasanya berarti kerusakannya terjadi sesudah klik. Halaman tujuan lambat, stok kosong, atau chat yang dibalas enam jam kemudian.
Langkah lengkap berikut daftar periksanya ada di cara audit akun Meta Ads.
Kalau baris ketiga justru jauh di bawah batasmu, jangan cuma disyukuri lalu ditinggal. Iklan itu pantas dinaikkan budget-nya. Membesarkan iklan yang sedang menghasilkan sama pentingnya dengan mematikan yang rugi, dan caranya ada di cara scale iklan Facebook.
Kapan cara manual ini berhenti masuk akal?
Selama akunmu masih satu atau dua campaign, rutin sepuluh menit tadi sudah cukup dan biayanya nol. Ambil angkanya dari Ads Manager, catat di spreadsheet bersama batasmu, selesai.
Cara manual mulai patah di tiga keadaan:
- Adset-mu sudah belasan. Sepuluh menit berubah jadi satu jam, dan pekerjaan sejam akan dilewati pada hari yang sibuk.
- Kamu sering baru sadar sesudah uangnya habis. Boncos yang ketahuan di hari kesembilan sudah membakar delapan hari belanja.
- Kamu memegang lebih dari satu akun. Membuka semuanya satu per satu tiap pagi tidak bertahan lama.
Yang kamu beli saat mulai memakai alat sebenarnya bukan angkanya, karena angka itu sudah tersedia gratis di Ads Manager. Yang kamu beli adalah jarak waktu antara sesuatu mulai rugi dan kamu mengetahuinya. Rutin hariannya kami urai di cara pantau iklan Meta tiap hari.
Kenapa kami menyarankan PahamAds untuk pekerjaan ini?
Bagian ini jualan, dan kami sebut terus terang supaya kamu bisa menimbangnya sendiri.
PahamAds dibangun persis di sekitar rutin tiga baris tadi. Lima alasannya:
Satu, patokannya angka bisnismu, bukan rata-rata industri. Kami minta modal dan margin produkmu di awal, lalu seluruh vonis dihitung dari situ. Rata-rata industri tidak tahu produkmu bermargin Rp30.000 atau Rp300.000, jadi rata-rata industri tidak berhak memvonis apa pun di akunmu.
Dua, pembanding keduanya kebiasaan akunmu sendiri. Kalimat "CPM naik 30%" tidak berarti apa-apa tanpa tahu CPM normal akunmu berapa. Kami mengadu tiap angka dengan riwayat akun itu sendiri, bukan dengan akun orang lain.
Tiga, kalau datanya belum cukup, kami diam. Adset dengan tujuh hasil tidak kami beri peringkat dan tidak kami suruh matikan. Alat yang selalu punya jawaban memang terdengar pintar, dan alat seperti itu rutin menyuruh orang mematikan iklan yang sehat.
Empat, yang bagus kami bilang bagus. Banyak alat cuma pandai menunjuk yang merah. Iklan yang sedang menghasilkan ikut kami tunjuk, berikut alasan kenapa pantas dibesarkan, karena untungmu bertambah dari dua arah.
Lima, aksesnya baca-saja. Kami tidak pernah bisa mengubah budget atau mematikan iklanmu. Kalau vonis kami meleset, kamu tinggal tidak menurutinya, dan uangmu tetap di tempatnya.
Bentuk vonisnya juga bukan tabel baru untuk kamu tafsirkan lagi. Bentuknya kalimat: apa yang terjadi, angkanya berapa, dan apa yang sebaiknya kamu lakukan. Penjelasan lengkapnya di apa itu PahamAds.
Yang perlu kamu tahu sebelum mencoba: akun Meta-mu harus disambungkan, dan modal serta margin produk harus kamu isi. Tanpa dua hal itu, kami cuma sanggup menyalin ulang angka Ads Manager, dan menyalin angka bukan analisa.
Rangkuman
Tulis satu angka sebelum membuka Ads Manager, yaitu CPA tertinggi yang masih untung. Di Ads Manager namanya biaya per hasil. Lalu baca tiga baris: belanja, hasil, dan CPA. Bandingkan baris ketiga dengan angka tadi memakai data tujuh hari terakhir.
Kalau lewat batas, turun ke campaign lalu adset sebelum menyalahkan gambar iklannya. Kalau jauh di bawah batas, naikkan budget-nya. Kalau hasilnya masih di bawah sepuluh, tunggu dulu.
Itu seluruh analisanya. Sisanya soal kedisiplinan, dan rutin yang sering terlewat adalah titik ketika alat mulai berguna.
Sumber angka dan rujukan resmi
- Definisi tiap kolom laporan dan cara Meta menghitungnya ada di dokumentasi Insights Marketing API.
- Penjelasan resmi Meta soal membaca hasil iklan ada di pusat bantuan Meta for Business.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa lama waktu yang wajar untuk analisa Meta Ads tiap hari?
Sepuluh menit. Angka itu sudah termasuk waktu membuka laporannya. Angkanya jadi sependek itu karena keputusan beratnya sudah kamu ambil di luar Ads Manager, yaitu menetapkan batas CPA, atau biaya per hasil, yang masih untung. Tanpa batas itu, memelototi layar setengah jam pun tidak menghasilkan satu keputusan. Yang memakan waktu adalah menafsirkan angka tanpa pembanding.
Apa cara paling mudah menilai iklan Meta untuk pemula?
Bandingkan CPA, atau biaya per hasil, dengan untung bersih per satu penjualanmu. Kalau satu order memberimu untung bersih Rp60.000 dan iklan menghabiskan Rp35.000 untuk mendapatkannya, iklan itu masih memberi uang. Kalau iklan menghabiskan Rp80.000, kamu membayar orang supaya membeli. Cuma itu perbandingan yang benar-benar menentukan. Kolom lain bertugas menjelaskan kenapa.
Kenapa CPA saya kelihatan murah tapi uangnya tetap habis?
Biasanya karena yang terhitung sebagai hasil bukan penjualan. Kalau pixel-mu mencatat AddToCart atau klik tombol sebagai konversi, CPA-nya memang terlihat murah, dan angka itu tidak menyentuh order yang benar-benar dibayar. Cek dulu peristiwa apa yang sedang dihitung Meta sebagai hasil. Sesudah itu cocokkan jumlah order versi Ads Manager dengan jumlah order di catatanmu sendiri.
Perlu bayar alat untuk analisa Meta Ads, atau cukup manual?
Selama campaign-mu masih satu atau dua dan kamu sempat membukanya tiap hari, manual sudah cukup dan biayanya nol. Alat mulai masuk akal saat adset-mu sudah belasan, saat kamu sering baru sadar boncos sesudah uangnya habis, atau saat kamu memegang lebih dari satu akun. Di titik itu kamu membeli jarak waktu antara sesuatu mulai rugi dan kamu mengetahuinya. Angkanya sendiri sudah gratis di Ads Manager.
